Pemain PSS Berbicara Mengenai Beri Komentar Tanpa Ada Penonton

0
5
Pemain PSS Berbicara Mengenai Beri Komentar Tanpa Ada Penonton
- Advertisement -
RAJAOLB388

Pemain PSS Berbicara Mengenai Beri Komentar Tanpa Ada Penonton, Tim-tim, teramasuk PSS Sleman, terus mempertajam persiapan hadapi Shopee Liga 1 2020 selekasnya berguling lagi pada awal bulan depan. Tetapi, sebab pandemi Covid-19 belum berkurang, acara kelanjutan Liga 1 2020 dinyatakan tanpa ada hiruk pikuk penonton di podium.

Beberapa pemain akan merasai atmosfer yang lain. Umumnya tindakan mereka dilihat beberapa ribu pasang mata dari beberapa supporter. PSS Berbicara Mengenai Beri Komentar Termasuk juga PSS Sleman yang punyai pangkal supporter yang lumayan besar.

Ketidaksamaan itu ikut dirasa oleh satu antara pemain tengah PSS Sleman, Jefri Kurniawan. Bekas pemain Badak Lampung FC serta Arema ini sudah jalani musim kedua-duanya bersama-sama PSS, hingga tahu benar motivasi yang muncul dari suport supporter.

Untuk team dengan pemilik supporter fanatik serta militan, PSS tetap mendapatkan suport penuh saat tampil di publik sendiri. Stadion Maguwoharjo rerata terisi sampai hampir capai 30 ribu penonton, khususnya suporternya yaitu Brigata Curva Sud (BCS) serta Slemania.

Dengan keadaan tanpa ada penonton, menurut Jefri Kurniawan tidak dipersoalkan. Ditambah lagi baru saja ini barisan supporter paling besar PSS, yaitu BCS lakukan tindakan memboikot. Mereka kosongkan stadion pada laga minggu ke-3 kontra Tira Persikabo 15 Maret kemarin.

“Unsur suport supporter PSS terasa sangat, walau saya memang baru saja di sini atau dua musim paling akhir. Kurang lebih punya pengaruh, tetapi tempo hari ada memboikot dalam sinyal kutip telah semacam itu,” jelas Jefri Kurniawan.

“Mudah-mudahan doa teman-teman supporter semua, kami di atas lapangan berusaha semaksimal kemungkinan bawa nama PSS. Mudah-mudahan hasilnya lebih bagus,” papar pemain PSS Sleman asal Malang.

Panduan Fit di Tengah Pandemi

Jefri Kurniawan serta teman-teman sekarang terus mempertajam persiapan menghadap kelanjutan pertandingan. Latihan intensif dilaksanakan walau belum diperintah langsung oleh pelatih kepala Dejan Antonic.

- Advertisement -
RAJAOLB388

Akan tetapi, dia memandang persiapan team Elang Jawa masih optimal menyongsong pertandingan pertama kontra Persebaya Surabaya 1 Oktober kedepan. Dia share panduan mengenai jaga kesehatan ditengah-tengah keadaan pandemi COVID-19.

“Menjaga skema makan, yang umumnya sembarangan menu asal-asalan seperti es atau minuman dingin. Sebab virus ini termasuk juga kelompok flu serta cepat menggempur. Selanjutnya harus juga rajin olahraga,” jelas Jefri Kurniawan.

- Advertisement -
RAJAOLB388 BCA368 BCAPLAY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here