Berapa Sih Biaya Operasi Gigi Geraham Bungsu? Kenapa Harus Operasi?
Setiap manusia yang tumbuh dewasa pasti pernah merasakan sakitnya tumbuh gigi bungsu. Bahkan sampai-sampai menanyakan berapa sih biaya operasi gigi geraham bungsu?Gigi bungsu atau dalam bahasa Inggrisnya adalah wisdom teeth, atau yang disebut juga geraham ketiga atau impacted teeth memang seringkali tumbuh tidak sempurna sebagaimana susunan gigi yang lain sehingga perlu dicabut dengan tindakan operasi. Maksudnya untuk mencegah komplikasi yang lebih parah lagi dan bisa membahayakan pasien. Memang ada juga beberapa kalangan yang menolak untuk melakukan tindakan operasi sebab mereka mengingat efek sampingnya yang bisa saja terjadi.
Gigi geraham ketiga ini disebut sebagai gigi geraham bungsu karena memang tumbuhnya terakhir, yakni pada usia antara 17 tahun sampai dengan 21 tahun, tetapi banyak juga yang baru tumbuh gigi terakhir saat usianya menginjak angka 25 tahun. Gigi ini kemudian sering menimbulkan masalah karena pertumbuhan rahang kita sudah terhenti, sehingga tak ada lagi tempat untuk gigi ini tumbuh dengan sempurna tanpa masalah. Itulah kenapa kebanyakan gigi geraham bungsu ini tumbuh dengan posisi yang tak tepat atau dalam istilah medisnya adalah impaksi.
Sekalipun banyak yang mengeluhkan sakit saat tumbuh gigi bungsu, akan tetapi banyak juga yang tak menyadari bahwa gigi bungsu mereka sudah tumbuh. Untuk yang belum tumbuh gigi bungsu, sebaiknya ketahui terlebih dahulu beberapa gejala atau ciri gigi bungsu tumbuh dengan posisi yang tak normal, yakni munculnya gejala seperti pusing, leher yang sakit, telinga berdengung, bahkan untuk kasus yang lebih parah bisa muncul rematik, gangguan jantung sampai kencing manis pun bisa saja terjadi.
Berapa sih biaya operasi gigi geraham bungsu? Hal ini tergantung dari parah atau tidaknya kondisi pertumbuhan gigi bungsu kita. Tarif standar di bawah 500 ribu sampai jutaan Rupiah bisa jadi harus kita keluarkan. Akan tetapi, rata-rata operasi untuk impaksi ringan berkisar di bawah satu juta Rupiah saja. Bagi yang masih bingung dengan masalah kesehatan yang bisa muncul akibat gigi geraham bungsu, maka berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang paling banyak muncul jika kita mengalami masalah dalam pertumbuhan gigi bungsu:
- Karena posisi gigi yang belum erupsi dengan sempurna akhirnya akan memudahkan makanan, serta debris dan juga berbagai bakteri terjebak di bagian bawah gusi yang di bawahnya lagi terdapat gigi bungsu, menumpuk dan akhirnya bisa menyebabkan infeksi gusi yang biasa disebut sebagai pericoronitis. Jangan anggap sepele masalah ini sebab jika dibiarkan, infeksi tersebut akan menyebar ke leher dan tenggorokan.
- Gigi berjejalan atau crowding. gigi impaksi akan mendorong gigi-gigi lain yang ada di depannya untuk membuka ruangan untuknya sendiri, sehingga menyebabkan gigi yang di depannya bergerak dan posisinya berubah jadi bertumpuk-tumpuk.
- Gigi berlubang. Hal ini disebabkan karena gigi impaksi yang susah dijangkau oleh sikat gigi, saat berkumur pun tak bisa membersihkan dengan maksimal. Sehingga makanan yang tersisa akan melekat erat dan membusuk, akhirnya membuat gigi tersebut jadi berlubang dan membawa masalah baru untuk kesehatan kita.
- Merusak gigi yang ada di depannya. Bukan cuma si gigi geraham bungsu saja yang akan berlubang, namun gigi yang ada di depannya juga sama-sama ‘tertular’ dan akhirnya ikut rusak serta berlubang. Tak jarang muncul rasa nyeri luar biasa.
- Sekitar 50% kasus kista memiliki hubungan dengan gigi geraham impaksi di bagian rahang bawah. Sebab mahkota gigi impaksi tumbuh di dalam selaput, kemudian jika selaput tersebut tetap ada dalam tulang rahang, maka antinya bisa terisi oleh cairan yang kelak membentuk kista yang bisa merusah tulang, gigi, serta syarat.
- Tumor atau karsinoma. Penyakit ini merupakan lanjutan dari kista yang tak ditangani dengan baik. Maka karena itu, alangkah lebih baiknya jika kita langsung berkonsultasi ke dokter gigi saat mengetahui ada masalah dengan gigi geraham bungsu, sebelum terjadi hal yang lebih parah lagi.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk mencabut gigi bungsu? Sebenarnya kalsifikasi gigi geraham bungsu itu terjadi mulai umur 9 tahun dan kemudian padaumur 12-15 tahun mahkota gigi sudah selesai terbentuk. Pada masa itu kita sudah bisa mengambil rontgen untuk melihat posisi gigi geraham bungsu yang akan tumbuh kelak. Dengan melihat hasil rontgen kita bisa menentukan apakah harus dilakukan operasi atau dilakukan perawatan lain? Sebab pencabutan gigi geraham bungsu ini bisa kita lakukan setelah gigi molar atau gigi geraham kedua tumbuh.
Saat memutuskan untuk mencabut gigi geraham ketiga (untuk anak-anak kita kelak) pastikan terlebih dahulu kita melakukan rontgen dulu dan sangat dianjurkan untuk melakukan pencabutan gigi geraham ketiga di usia ini, sebab akar gigi masih pendek dan sangat memudahkan untuk operasi dan bisa mempercepat penyembuhan. Selain itu bisa menghindari kerusakan syaraf pada rahang.
Pasca operasi gigi geraham bungsu pasien akan mengalami pembengkakan 3-4 hari. Pada saat-saat ini pasien biasanya hanya mengonsumsi bubur atau makanan yang lembut-lembut supaya tak terlalu membuka rahang dan menggunakan rahang untuk bekerja dengan keras. Tetapi walaupun bengkak dan agak demam, tak perlu khawatir sebab itu adalah reaksi yang sangat normal dari tubuh untuk menyembuhkan diri. Justru pembengkakan tanpa demam yang harus dikhawatirkan, karena itu berarti gejala infeksi.
Berapa sih biaya operasi gigi geraham bungsu lengkap dengan perawatan pasca operasinya? Hal itu juga tergantung dari kondisi gigi masing-maisng, sebab pasien dengan kondisi normal cukup diberikan antibiotik, analgetik atau penahan sakit dan anti inflamasi atau anti radang.








